Komisariat PMII STAI Wasilatul Falah Delegasikan Empat Kader Ikuti Pelatihan MC KOPRI PMII Lebak

LEBAK — Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) STAI Wasilatul Falah mendelegasikan empat kader perempuan untuk mengikuti Pelatihan Master of Ceremony (MC) yang diselenggarakan oleh Korps PMII Putri (KOPRI) PC PMII Kabupaten Lebak.

Keempat kader yang menjadi delegasi tersebut yakni Siti Ayu Rosyidah, Siti Nurkholisoh, Siti Irawati, dan Ulan Pispita Sari.

Siti Ayu Rosyidah dan Siti Nurkholisoh merupakan kader Rayon Tarbiyah, sementara Siti Irawati berasal dari Rayon Ekonomi Syariah. Adapun Ulan Pispita Sari merupakan kader yang didelegasikan langsung oleh Komisariat PMII STAI Wasilatul Falah.

Ketua Komisariat PMII STAI Wasilatul Falah, Abidudin, mengatakan bahwa pendelegasian kader dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya komisariat untuk mendorong kader agar terus meningkatkan kapasitas dan keterampilan.

“Kami dari Komisariat PMII STAI Wasilatul Falah tentu sangat mendukung kegiatan-kegiatan yang dapat meningkatkan kapasitas kader. Pelatihan MC ini bukan hanya tentang bagaimana menjadi pembawa acara, tetapi juga melatih keberanian, komunikasi, kedisiplinan, dan kemampuan kader untuk tampil di ruang publik,” ujar Abidudin.

Menurutnya, keterampilan komunikasi menjadi salah satu kemampuan yang penting dimiliki kader PMII. Kader tidak cukup hanya aktif dalam forum internal organisasi, tetapi juga perlu memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dan mengambil peran di tengah masyarakat.

Kami berharap empat kader yang didelegasikan dapat mengikuti kegiatan dengan baik, menyerap ilmu dan pengalaman yang diberikan, kemudian membawa manfaatnya kembali ke komisariat dan rayon masing-masing. Harapannya, semakin banyak kader yang memiliki kemampuan dan keberanian untuk tampil di ruang publik,” katanya.

Pelatihan Master of Ceremony yang diselenggarakan KOPRI PC PMII Kabupaten Lebak menjadi salah satu ruang pengembangan kapasitas bagi kader perempuan PMII.

Seorang MC tidak hanya dituntut memiliki kemampuan berbicara dengan baik, tetapi juga harus mampu mengatur alur acara, menjaga komunikasi dengan audiens, mengelola suasana, serta memiliki kepercayaan diri ketika tampil di hadapan publik.

Bagi Komisariat PMII STAI Wasilatul Falah, keterlibatan kader dalam kegiatan semacam ini menjadi bagian dari proses kaderisasi. Pengalaman yang diperoleh diharapkan dapat menjadi bekal bagi kader dalam menjalankan aktivitas organisasi maupun ketika terlibat dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.

Empat kader yang didelegasikan juga berasal dari latar belakang rayon yang berbeda. Siti Ayu Rosyidah dan Siti Nurkholisoh dari Rayon Tarbiyah, Siti Irawati dari Rayon Ekonomi Syariah, serta Ulan Pispita Sari sebagai delegasi komisariat.

Abidudin menambahkan bahwa pengembangan kapasitas kader perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai kegiatan, baik yang diselenggarakan di tingkat rayon, komisariat, maupun cabang.

“Kaderisasi harus berjalan beriringan dengan peningkatan kapasitas. Karena itu, kami akan terus mendorong kader untuk berani mengambil kesempatan belajar, mengikuti pelatihan, dan terlibat dalam kegiatan-kegiatan yang dapat mengembangkan potensi mereka,” tutur Abidudin.

Ia berharap keikutsertaan empat kader tersebut tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi dapat memberikan dampak nyata bagi perkembangan kaderisasi di lingkungan Komisariat PMII STAI Wasilatul Falah.

Dengan demikian, pendelegasian empat kader dalam Pelatihan MC KOPRI PC PMII Kabupaten Lebak diharapkan menjadi langkah kecil dalam membentuk kader perempuan yang percaya diri, komunikatif, kompeten, dan siap mengambil peran di ruang publik.

Komisariat PMII STAI Wasilatul Falah Delegasikan Empat Kader Ikuti Pelatihan MC KOPRI PMII Lebak

Oleh: Admin

Baca selengkapnya di pmiiwasfalmedia.my.id